Info

Jelang Pemilu, Sejumlah Caleg PAN Dibekali Pendidikan Politik

Foto/Ayoawasi

PURWAKARTA – Para Calon Legislatif (Caleg) dari DPD Partai Amanat Nasional (PAN) Kabupaten Purwakarta mengikuti kegiatan pendidikan politik yang berlangsung di Hotel Intan, Selasa, (25/12/2018).

Ketua KPPD DPD PAN Kabupaten Purwakarta Khiardonal Kampay menjelaskan, kegiatan kali ini bertujuan untuk memberikan pembekalan kepada para caleg dan itu merupakan salah satu alasan kenapa pihaknya melaksanakan agenda pendidikan politik.

“Ini kan agenda tahunan kita, sudah 4 kali pelaksanaan sebenarnya. Biasanya kegiatan ini pertama untuk pengurus harian dengan masyarakat atau mahasiswa yang diundang. Kedua, dengan DPC-DPC dan yang ketiga dengan ranting-ranting. Kebetulan ditahun politik sekarang sekalian pembekalan ke para caleg sebagai pesertanya,” ujarnya kepada ayoawasi.com selepas kegiatan tersebut.

Kampay melanjutkan, adapun materi-materi pembahasan yang didiskusikan di Pendidikan Politik ini diantaranya tentang informasi segi aturan di KPU secara teknis.

Dan selama ini pihaknya selalu memberikan pengarahan kepada para caleg selama mengikuti proses tahapan pemilu agar sesuai dengan ketentuan yang berlaku dan mentaati seluruh aturan selama menjalankan masa kampanye, seperti yang sudah diingatkan oleh Bawaslu.

“Kita menghadirkan beberapa narasumber, diantaranya dari KPU salah satunya menjelaskan tentang penghitungan perolehan kursi dari sistem yang baru, menyampaikan tentang isu-isu krusial biar kita paham dari segi aturan dan teknis, Kemudian ada dari Bawaslu dan dari DPW Partai PAN,” katanya.

Selain itu dia menyampaikan harapannya kepada para peserta yang mengikuti kegiatan ini. Bahwa para caleg dan tim sukses itu bisa bekerja sesuai aturan, tidak melanggar aturan dan tidak bermasalah. Kemudian juga bisa mempunyai ilmu tentang kepemiluan bagi dirinya sendiri. Dan Satu sisinya lagi tentang eksistensi partai.

Ketua KPU Kabupaten Purwakarta Ahmad Ikhsan menuturkan, dalam kegiatan pendidikan politik yang dilakukan oleh partai politik kali ini dirinya berkesempatan membahas berbagai hal.

Salah satunya tentang tahapan pemilu, metode kampanye, dan dirinya lebih menekankan kepada LPSDK untuk pelaporan sumbangan dana kampanye karena tanggal 2 Januari 2019 sudah mulai penutupan dan tanggal 1 januari itu sudah pembukan.

“Jadi kepada seluruh caleg untuk melaporkan sumbangan dana kampanye kepada partai politik dan secara administrasi tertib administrasi. Kemudian juga menyampaikan terkait tahapan yang lainnya yaitu berupa proses penghitungan suara dan kemudian lebih kepada bagaimana peserta pemilu dari partai politik melakukan dan meningkatkan partisipasi pemilih dalam hal ini masyarakat,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Bawaslu Ujang Abidin berpendapat bahwa dalam kegiatan pendidikan politik tersebut karena ini adalah masa kampanye maka yang paling penting menurutnya ialah soal kordinasi parpol dengan penyelenggara khususnya Panwas baik ditingkat Kecamatan Panwascam, maupun juga ditingkat Desa PPD itu juga harus lebih ditingkatkan.

“Jadi ketika nanti ada kegiatan, acara internal maupun juga kampanye partai politik juga kami akan selalu siap untuk mengawasi, itu penting. Dan juga penting untuk memberikan pemahaman kepada caleg ditingkat dapil masing-masing untuk melakukan pemasangan APK yang sesuai dengan peraturan, baik Perundang-undangan maupun PKPU. Sehingga kordinasi itu juga dengan partai politik dalam proses pemasangan dan juga Panwas harus ditingkatkan agar nanti ketika proses pemasangan APK itu melanggar nanti juga kami akan cepat
berkordinasi dengan partai politik,” ucapnya.

Adapun dari salah satu peserta Yayan mengungkapkan, bahwa dengan adanya pendidikan politik dimenjelang pemilu ini, menurutnya itu sangat bagus dan tepat sekali.

“Artinya kita akan mengetahui tentang kisi-kisi yang harus diperhatikan oleh para
calon legislatif. Mana yang boleh dilakukan mana yang tidak boleh, sangat jelas sekali barusan disampaikan. Harapannya tentunya mudah-mudah han pihak penyelenggara semakin baik dan semakin meningkat baik itu dalam teknisnya maupun dalam operasionalnya di lapangan. Sehingga pelaksanaannya atau hasilnya tidak ada semacam sengketa atau permasalahan di kemudian hari, itu yang tidak kita harapkan,” demikian pungkasnya. (fan)

Komentar

Paling Populer

Copyright © 2018 ayoaawasi.com

To Top